Santai Sejenak : Beratnya Puasa

Puasa tahun ini baru berusia 3 hari. Namun, saya bisa merasakan beratnya puasa. Semakin mengerti perkara yang harus dihindari bagi orang yang berpuasa semakin berat terasa untuk menjalaninya atau ibarat tambahan sinyal untuk berhati2.

Kalau boleh saya akan menilai bedanya puasa di daerah saya dan di Jakarta maupun Depok. Berat ternyata puasa di kedua daerah itu. Beda dengan 3 tahun silam sewaktu masih puasa di daerah asal, puasa disini harus ekstra keras menahan godaan yang berseliweran. Fuhhhh…! Susah memang, apalagi di kehidupan kampus, banyak sosok yang mengundang syahwat, jdnya harus jaga nih pandangan…

Jikalau disuruh memilih antara sebulan tetap ke kampus dengan libur, saya lebih memilih libur dehhh…

Bukanya seperti anak kecil, tapi ya itu tadi, di luar sana seperti kehidupan malam yang liar walaupun saat siang.

5 responses to “Santai Sejenak : Beratnya Puasa

  1. assalaamu’alaykum
    wah, sudah berubah sepertinya ya med…
    subhanallaah

  2. Waalaykumussalam.

    Iya wis, smoga ini lebih baik.

  3. Wa’alaykumussalam.

    Iya wis, smoga ini lebih baik.

  4. terima kasih sharing info/ilmunya…

    mengapa kita masih didera malas beribadah, baik mahdhah maupun ghayru mahdhah…? untuk itu saya membuat tulisan tentang
    “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”

    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

    semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

  5. Faisol, sesuai firman Allah SWT

    2. Al Baqarah

    126. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. 2. Al Baqarah

    15. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.30. Ar Ruum

    Allah SWT tidak memberikan balasan atas amal kita di dunia ini, namun Allah SWT menjanjikan akan dikabulkanya doa orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Pahala tidak pula berbentuk harta “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali” jadi Allah SWT memberikan keleluasaan/menjanjikan kepada orang kafir yang tidak beramal saleh untuk mendapatkan harta didunia secara sempurna sesuai apa yang mereka usahakan selama didunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s