Sebelumnya, harap isi penelitian ToniJack’s dan McDonald di link berikut :

Penelitian

Penelitian sekedar untuk tugas kuliah

Sosro.

Suryo mengharapkan pihak McDonald tidak melakukan kampanye hitam dan bersaing secara sehat dengan resto cepat saji dengan merek dagang asli Indonesia itu. “Namanya memang kebarat-baratan, tapi ini asli Indonesia, sehingga tidak bayar royalti yang membuat harga makanan dan minumannya lebih bersaing dan terjangkau,” katanya.

Sementara itu Dirut PT Tonijack’s Indonesia Didit Permana mengatakan pihaknya akan mengembangkan gerai dengan sistem waralaba mulai tahun depan. Saat ini, resto tersebut memiliki 13 gerai.

“Saat ini sudah ada sekitar 50 peminat waralaba, namun yang serius sekitar 15,” kata Didit. Tahun depan pihaknya juga berencana menambah lima cabang baru.

Pengembangan sistem waralaba untuk perluasan gerai akan difokuskan di Jawa dan Bali, setelah itu Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

s:KapanLagi..

Assalamualaykum Wr. Wb.

Salam Sejahtera untuk kito sedoyo..

Berikut adalah hasil rapat Ikasma (Ikatan Alumni SMA N 1 Tegal) yang menurut saya tidak terlihat seperti rapat hehehe (Piss Pak/Bu). Rapat dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2009 pkl 10.15 am di Warung Makan Sate Tegal “Serba Nikmat” Tebet Barat, Jakarta Selatan. Rapat didominasi oleh angkatan 60-an, 70-an, 82, 88, 04, 05, dan 06. Kebanyakan angkatan tua, jadi saya gak enak juga (paling bungsu, lebih pantes dipanggil cucuuuu).

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka memenuhi salah satu ketentuan Mubes Ikasma Tahun 2006 di bidang organisasi dengan poin inti agenda:

  • Pembentukan panitia inti untuk Reuni Akbar (Halal Bihalal) dan Pilketum yang mencakup : pemilihan Ketua, Wakil Ketua I (Reuni Akbar), Wakil Ketua II (Pilketum), Sekretaris, Bendahara, Ketua Bidang Dana.
  • Pilketum berupa pemilihan ketua umum dan penyusunan pengurus masa bakti Ikasma berikutnya.

Hasil Rapat adalah :

Pemilihan Panitia Inti

Ada rencana pengurus untuk meregenerasi keaktifan ke angkatan 80-an. Namun karena angkatan 80-an yang datang sangat terbatas maka sempet tarik ulur dan saling tunjuk. Awalnya ditunjuk Pak Rony Kristanto (‘74) tapi beliau keberatan sebab sebelumnya (tahun 2005) beliau juga yang menjadi ketua. Akhirnya tunjuk ke angkatan 73 yang menduduki panitia inti sekaligus jembatan menuju angkatan 80-an (kalau terealisasi) dan mungkin2 aja kelak giliran angkatan ’06 (20 tahun nanti hahaha).

Alhasil, munculah nama berikut yang menduduki penitia inti :

-          Ketua : Imron Harun

-          Sekretaris : Wiwin (Sekretaris dan Bendahara yang berdomisili

di Jakarta)

-          Bendahara : Hesti

-          Ketua Bidang Dana : Marsma TNI Mighiroh Subchan

Poin lain yang dihasilkan :

  • Penggantian nama Mubes (Musyawarah Besar) menjadi Pilketum (Pilihan Ketua Umum). Menurut Pak Arif, Sekretaris Ikasma,  penggantian nama tersebut agar lebih mencerminkan penyelenggaraan acara yang sesungguhnya, yaitu tidak sebesar bila anggota menafsirkan rapat yang besar. Intinya tidak menipu dari namanya, ”medemedeni” atau super gitu.
  • Reuni dan Pilketum pastinya setelah Idul Fitri (4 bulan lagi) tapi gak tw kapan tanggal pastinya
  • Sementara rapat perdana akan dilaksanakan tanggal 26-27 Juni di Tegal
  • Pesan untuk angkatan 04, 05, dan 06,  masing-masing orang mengajukan diri sebagai panitia. Terserah milih bidang yang mana diantara bidang2 yang langsung dibawah ketua panitia : dana; humas & publikasi; perlengkapan; dekorasi, tata ruang dan back-drop; konsumsi; dokumentasi; keamanan. Pengajuan secepatnya lewat koordinator angkatan yang selanjutnya diajukan ke Pak Arief (Sekum Ikasma).
  • Temen2, perhatikan benar2 yah yang poin ke Tiga.

Seperti itu aja teman2. Terima kasih atas kepercayaanya kemaren. Thks.

Wassalam

Lima detik, sepuluh detik, tigapuluh detik telah berlalu meninggalkan ruangan ini. Melenggang keluar ruangan dengan sidikt kecewa dan mungkin bahagia dengan dua puluh ribu rupiah digeggaman tanganya. Ali, bukan Mohammad Ali, melainkan anak atau mungkin sebut saja orang yang sudah dewasa. Entahlah sedewaasa apa dia. Barusan meninggalkan kamar saya, meminta bantuan sebagai sesama manusia. Namun, saya tidak semanusia yang ia harapkan. Jadi saya usir saja dia dengan bahaa saya. Dengan kebohongan saya. Payah saya. Tidak bisa membantu.

Ali. Dia tidak jelas pekerjaanya. Maksudnya tidak pasti apa yang ia andalkan sebagai sumber nafkah. Pendidikan cukup dan mungkin sangat rendah bila dibandingkan dengan saya dan anda. SD pun sepertinya tidak selesai dengan baik. Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab, menginap berbulan-bulan di asarama. Kini dia meminta bantuan kepada saya sebagai orang yang dia percaya selanjutnya. Namun sekali lagi, saya tidak sebaik yang dia perkirakan. Saya tidak cukup baik sebagai manusia. Apalagi sakti, apalagi sampai mulia. tidak ada apa-apanya saya. Saya tidak bisa memberikan kamar saya untuk beberapa hari bahkan semalam ini. Namun saya cuma bisa kasih dia dua puluh ribu rupiah untuk makan.

Mestinya dia ikut kakaknya. Paling tidak membantu mereka yang sudah sedikit mapan menurut saya. Namun kenapa tidak terjadai demikian? Setelah saya berusaha memahami alasan dia, menurut saya dia tidak cukup rasional memang, tapi pantas untuk dijadikan alasan bagi anak setingkat dia. Dan, ternyata dia ingin bersikap dewasa namun tidak memulainya dengan sesuatu yang dewasa, tidak ada yag membimbingnya. Maaf.

Kini siapa yang bertanggung jawab atas nasib si Ali. Tuhan? Bukankah dia yang memberikan dia dengan lingkungan, pemahaman, dan segala unsur kehidupan dia yang demikian? maka salahkanlah Tuhan. Maaf, itu hanya kalimat buat-buatan saya saja. Tapi bukan maksu saya begito kok.

Manusia yang mampu berfikir lebih baiklah yang bertanggungjawab.  Jadi kalau saya mampu berfikir dan bersikap lebih baik, lebih dewasa, maka saya mestinya yang membantu dia yang  kemudian dia terlepas dari kehidupan yang keras tesebut. Kehidupa yang tanpa ampun sebab kehidupan punya kehidupan sendiri yang perlu diurus, ngapain ngurusin kehidupan satu manusia tersebut.

Atau, saya balik menjadi harga mati yaitu yang memampu membantunya termasuk golongan orang yang mampu berfikir lebih baik. Tanpa kompromi. Yang sudah melakukan untuk membantu dia dan melepaskan dia dari penderitaan adalah yang lebih baik.

Kalau begitu, kemana pemerintah? kemana satu orang yang sudah dengan lantang menyatakan akan mensejahterakan saudaranya, rakyat ini. Kemana duit, kemana makanan, kemana lapangan kerja dan kemana hati nurani saya serta hati nurani kita. Sementara mereka yang menginginkan disebut sebagai pemimpin, dengan baju sebagai pimpinan, sibuk berlobi kesana kesini, menyiapkan sekenario agar masyarakat berfikir bodoh sehingga mempercayai mereka untuk menjadi piumpinan di negeri ini.

Jangan ada lagi Ali yang lain. Satu Ali sudah cukup. Namun kenyataanya diluar sana, ada satu Ali lagi, dua Ali, Tiga Ali, seratus Ali, sejuta Ali. STOP!

Depok, 30 April 2009_21:00

Rakhmat Lukmeidi

Sudah terbiasa dari kita, termasuk para pelajar, mendengar ucapan “apakah kalian sudah paham”? dan murid-murid, bahkan mereka yang segede mahasiswa pun hanya diam saja. Mungkin sesekali serentak bilang paham. Namun apa yang kita tahu dari kata “paham”. Apa yang saya tahu dari kata paham. Apa yang anda tahu dari kata paham. Apa yang dia dan mereka tahu dari ucapan paham. Ucapan itu tidak lebih bermakna dari apa yang anda perbuat, anda menggaruk-garuk kepala, meludah, lari, bicara dengan tingkat bahasa tertentu, dan sebagainya. Kalau kita hendak menyaksikan seberapa paham seseorang terhadap suatu nasihat, ajaran norma, ilmu sains, budaya, maka lihatlah dengan seksama apa yang dilakukan seseorang.

Karena mulut bisa berbohong, dan mulut tidak bisa mentransformasikan pemahaman dalam hati kedalam sebuah kata-kata yang murni memiliki maksud persis dalam hati, Ketika seseorang  menolong tukang becak mengangkat becaknya yang terjatuh ke sawah maka setingkat itulah pemahaman dia dalam menolong sesama. saya tidak akan percaya seratus persen kepada orang lain bila bilang” saya sudah paham”, bahkan ketika mulut saya sendiri yang mengucapkanya. Oleh karena itu, janganlah percaya penuh pada saya. Sangat sering saya tidak mengucapkan janji atau sumpah untuk menepati janji ke orang lain. Sangat sulit bagi saya untuk mengucapkan “yakin saya bisa datang” atau “saya pasti datang” ke orang lain sebab bagi saya hal tersebut sesuatu yang sangat menakutkan dan mungkin saja ucapan itu akan membunuh saya kelak. Bahkan saya gantikan ucapan itu dengan “saya tidak janji untuk datang”  atau “saya tidak janji untuk itu” dengan meyakinkan bahwa saya berusaha untuk datang. Orang lain pun sedikit meragukan akan sikap saya untuk bisa diandalkan. Namun, itu adalah sebab dari saya tidak percaya akan ucapan mulut saya.

Mulut saya tidak bisa mewakili tingkat pemahaman saya kecuali dengan saya membuktikan dalam sebuah sikap. Kita mungkin sangat tidak paham tentang sesutu hal. Namun pemahaman orang lain terhadap kita menjadi kabur dan tidak jelas hanya karena kita mengucapkan “paham”. Ucapan itu sudah menodai atau menghalangi interaksi antara orang lain dengan saya. Menghalangi orang lain untuk mengerti keadaan saya atau tentang diri saya pada saat itu. Mereka terhalang oleh sebuah ucapan sehingga tidak langsung mengenai diri saya sesungguhnya. Siapakah saya dan dalam kondisi apa.

Ucapan paham pun memiliki versi yang berbeda-beda dari setiap orang. Paham menurut saya, paham menurut anda, paham menurut orang yang paling dungu sekalipun. Mungkin maksud dari ucapan “paham” saya adalah bahwa saya paham ada salah penyampaian atau komunikasi orang yang diajak bicara kepada saya, paham bahwa saya paham dalam tingkat tertentu, paham bahwa anda tidak bisa menyampaikan sesuatu tersebut dengan baik, paham bahwa saya mengakui ternyata saya belum paham, atau paham sampai disini saja saya berusaha memahami sesuatu tersebut karena hanya membuang-buang waktu dan membuat diri capek.

Buktikanlah pemahamanmu dengan sebuah sikap agar lebih mudah untuk mengukurnya.

Depok, 29 April 2009_23:34

Rakhmat Lukmeidi

Diam saya adalah berfikir. Menganalisis apa yang ada dan tidak ada dihadapan saya. lebih dari itu, analisis dan imaginasi saya bekerja menjalar kemana saja dengan begitu produktif. Sangat rumit memang, sangkin rumitnya saya sulit untuk menterjemahkan tentang apa yang saya pahami kedalam sebuah komunikasi bahasa. Ketika saya katakan Jakarta sampai Jogja, dan ketika orang lain juga menangkap demikian lurusnya, jauh dalam dari itu bahwa saya bermaksud mengatakan Sabang sampai Merauke.

Butuh waktu yang cukup lama bagi saya untuk menangkap permasalahan yang sebenarnya. Menangkap dan memahami sebab terhadap sesuatu, dan sebab dari yang menyebabkan sesuatu tersebut, bagaimana sebab-sebab itu dapat timbul, siapa yang menimbulkan, serta mencari faktor lain sekalipun jauh diluar dari permasalahan untuk dikaitkan dengan sebuah permasalahan yang saya hadapi. Semua itu menambah daftar alasan mengapa saya “diam”.

Jangan pula menduka hal yang baik-baik saja yang saya putar dikepala saya. Tak ada seorang pun di didekat saya yang mengetahui tentang apa yang ada dalam kepala saya, bahkan sekalipun saya tunjukan lewat komunikasi. Mungkin saya sedang mencari sebuah solusi optimal, mungkin saya sedang memikirkan sesuatu yang harus saya kerjakan setelahnya, bahkan sangat mungkin dalam hati saya sedang mengkritik dan menggunjingi akan sikap anda dan rekan-rekan didepan saya, termasuk dalam tingkatan kekesalan tertentu  dalam hati saya meludahi anda_yang saya lakukan daripada mentelanjangi siapa saja yang tidak sepemahaman dengan saya didepan sekian banyak orang yang ada, serta mungkin-mungkin saja imaginasi saya yang terlalu bebas untuk membayangkan seperti apa anda bila dalam keadaan telanjang.

Depok, 25 April 2009_Pkl 23:08 WIB

Rakhmat Lukmeidi

Depok, 24 April 2009

Kamis malam tadi, 23 april, saya mendatangi forum sharing antar teman-teman mahasiswa Tegal. Mereka sedang sakit-sakitnya nyiapin program tahunan sintea. Meminta bantuan kepada para sesepuh, yang sebenarya menurut saya adalah kewajiban kami juga untuk terjun.

Dasar manusia.Terlalu banyak pandangan, muter-muter gak sampai-sampai pada tujuan diskusi. Yang ada, pihak yang meminta pertimbangan konsep program justru gak karuan. Seperti terombang ambing, Salah satu pihak cukup konsisten dengan memberi masukan yang lumayan mengangkat gairah untuk terus berjuang. Begitu kesempatan bicara dilempar pada pihak lain, para pendengar jatuh tersungkur mentalnya, drop sudah. Bolak-balik seperti itu. Saya pun menjadi tiadak memiliki arah yang jelas, saya yang sebenarnya memeiliki karakter individu yang terkonsep dan terstruktur dalam menganalisis akhirnya menjadi kacau pula.

Titik cerah tidak kunjung tiba menrut saya. Bicara mengenai tujuan, efektifitas, biaya, sampai pada sisio afeksi, gengsi.
Terkadang seseorang tidak jelas mau dan apa yang diomongin, seberapa efektif mereka menjelaskan sesuatu. Asal dari dalam kepala dikeluarkan, dia anggap orang lain yang diajak mendengarkan bisa mengerti maksudnya, sekalipun itu barang-barang sampah.

Bagaimana jika engkau dan saya dihadapkan pada sosok yang belum pernah kita temui. Sosok yang selama ini memunculkan Dirinya dalam segala bentuk bukti-bukti kedahsyatanya dialam semesta, baik fisik maupun berupa energi dari alam itu, baik dari energi alam maupun yang dihasilkan manusia. Itu pun hanya dipercaya bagi beberapa kaum. Kaum itu pun hanya ikut-ikutan. Sebagian lagi cuek dengan apa yang ada didepan matanya. Entah karena mereka malas atau tidak nyaman saja dengan kata “Tuhan”.
Percaya? Ya, saya percaya, anda pun percaya ada Tuhan. Ghaib, dan anda tidak akan berani membayangkan wujudnya. Mungkin hanya orang gila yang menebak-nebak seperti apa dia.

Bila, dihadapan jutaan orang atau paling tidak secara eksklusif dihadapan anda sendiri Tuhan menampakkan wujudnya. Apa yang akan anda lakukan?

- Melukis sosokNya kah?, selanjutnya anda pajang dikamar tamu sehingga anda selalu merasa dekat. Lalu anda sebut rumah anda surga?

- Memahatnya dalam bentuk patung? (Ah tidak mungkin, emang dia punya bentuk dimensi?). lantas dijadikan berhala ditiap rumah anda? selanjutnya membantu anda dengan tidak perlu lagi ke Masjid sebab anda sudah cukup puas dengan melihat karya anda? Anda sembah barang rongsokkan itu, lantas membuat ribuan alasan kenapa anda sah-sah saja melakukan itu? membenarkan versi anda, sedangkan mulut dan pikiran anda saja membohongi kata hati kecil anda.
Bagi manusia, Jangankan Tuhan, makhluk sesamanya saja akan dilukis dan dipahat bila berjumpa. Sebab kita hidup dalam keterbatasan yang luar biasa.
Demikianlah, sebagian manusia tidak akan merasa puas seratus persen dengan apa yang bisa di fikirkan dan diyakini sekalipun manusia sudah diwajibkan untuk menggunakan akalnya untuk mamahami segenap alamsemesta.

“Hal pertama yang menghantam anda (seperti tendangan di selangkangan) saat semua meneliti konflik Arab dengan Israel adalah merasa tidak kristiani ketika semua orang yang terlibat didalamnya telah mengambil sumpah untuk menjadi bodoh dan berfikiran tertutup. Konflik Arab (Palestina) dengan Israel membuat orang cerdas menjadi tolol, orang sensitif menjadi brutal dan pikiran yang terbuka menjadi fanatik dengan otak binatang” (Ron David, dalam bukunya “Arab and Israel”, hal 2,)
“’……dengan kata lain : saya bersumpah demi semua yang saya percaya_demi kubur ayah dan tawa ibu, demi suara Caruso dan ‘Burung Yahudi’ Malamud dan lemparan bola Magic Johnson yang tanpa melihat__sungguh, saya heran bagaimana orang yang berfikiran adil dengan IQ diatas lima puluh bisa percaya dengan apa yang terjadi di Timur Tengah menurut versi Zionis alias Israel alias Yahudi__dan dengan apa yang terjadi sekarang” (Ron David, dalam bukunya “Arab and Israel”, hal 2, Bagian Intim sang Raja)
Demi Allah SWT, saya dalam sedikit keputusasaan. Saya menyaksikan terhadap sesuatu yang tidak bisa saya perbuat untuk menjadi lebih baik. Palestina tidak pernah lepas dari mata manusia yang mau mengerti penderitaan jutaan manusia lain.
Dan apa yang saya kutip diatas adalah bagian awal dari buku yang belum secara sempurna saya baca, karya Ron David. Dia berbicara dari hati-ke hati, ungkapan, mungkin ledakan emosi melalui tulisan. Dia tidak ingin menjadi kebanyakan orang yang tidak mau mengakui kebrobrokan manusia bejad di muka bumi, Israel. Secara terang-terngan dia mengutip, dengan bahasa apapun (dengan tuduhan kasar sekalipun) didalam buku terhadap pihak yang kotor sesuai fakta yang dia tahu. Dia tidak menjadi penulis yang munafik, tidak sekedar melindungi kepentinganya, berada pada posisi yang netral, melihat fakta, dan mengungkap kebenaran. Ron David, saya tidak tahu dia yahudi, Nasrani, muslim atau atheis. Namun, silahkan anda pertimbangkan sendiri dari kutipan diakhir bukunya, Arab and Israel :
” Apa yang saya inginkan : meskipun Israel tidak menguntungkan bagi siapapun, termasuk orang-orang yahudi, saya tidak berharap Israel akan lepas dari Timur Tengah. Jadi, apa yang saya inginkan?
…..saya ingin beberapa orang yahudi Amerika ternama, khususnya mereka yang saya hormati seperti Philip Roth, Susan Sontag, Norman Mailer, Grace Parley (anda sudah melakukan sebagian besar dari itu), Woody Allen, Max Apple, Doctorow, dan lusinan orang lainya—yang ‘mengajarkan saya semuanya’, untuk bangkit dan berkata, ”Mari kita berhenti berdusta pada dunia—dan pada diri kita sendiri : kami mencuri palestina. Kami mencurinya. Bahkan jika kami memberi penduduk palestina ’otonomi’ atau ’penentuan nasib sendiri’ atau Tepi Barat’ atau Negara Palestina, kami tetap mencuri sebagian besar negara mereka”
”Marilah kita setidaknya memulai dengan menceritakan kebenaran”

Apa yang bisa saya pahami adalah sang penulis berusaha menjelaskan segamblang mungkin kepada mereka yang menutup diri dari kebenaran, para nasrani dan penganut lain, terkecuali Islam, bahwa apa yang sudah mereka lakukan adalah salah. Jangan lagi berdusta, bahwa seharusnya mereka juga membela yang benar, membela Palestina, namun apa yang terjadi di muka bumi, mereka menutup mata, hati, telinga rapat-rapt seolah tidak tahu tentang apa yang sedang terjadi pada kaum yang sebagian adalah muslim. Saya ulangi lagi kutipan dari Ron David :
”Marilah kita setidaknya memulai dengan menceritakan kebenaran”

Apakah ini konflik antar agama?
Dosa apa orang Islam hingga selalu di fitnah dari saat perang salib hingga konflik Israel-Palestina sekarang yang tiada henti?

Memang, konflik di Timur Tengah saat ini adalah bukan konflik antar agama, namun : kedua belah pihak yang berseteru, Israel-Palestina, ditambah Inggris(+sekutu-sekutunya) adalah secara dominan berbeda dalam agama. Yang membuat orang cerdas menjadi tolol, orang sensitif menjadi brutal dan pikiran yang terbuka menjadi fanatik dengan otak binatang.
Kita harus menengok kebelakang untuk melihat kebenaran dan kekotoran Israel, bahwa memang dahulu dunia sempat memanas ditengah tiga agama besar yang berseteru Islam-Kristen dan Yahudi. Diakhiri dengan pihak yahudi yang kocar-kacir mencari jati diri, mencari tempat mendirikan negeri, dan menagih tanah yang dijanjikan dengan tanpa menunggu mesih, yaitu tanah yang sekarang mereka tempati dan mungkin ditambah dengan sisa negeri palestina. Yahudi memang sempat menghuni 200-an tahun silam, tapi itu dulu, tanpa yang namanya negara dan nasionalisme, sekedar manusia yang terdampar dan berlindung dari kejaran musuh di Mesir. Yahudi yang sempat tidak diterima atau dikucilkan dari Eropa, Amerika, dan Rusia serta tidak direstui pula kehadiran mereka terlebih lagi untuk mendirikan negara disana. (apabila yahudi tetap dibiarkan bermukim di Eropa, maka itu adalah ancaman bagi peradaban eropa_kristen)
Disisi yang berbeda: Inggris; Prancis;dll memiliki misi lain, yaitu memecah kekuasaan ottoman sebelum kejayaan Islam terulang. Cara mereka adalah dengan memprovokatori negara arab dibawah kekuasaan ottoman untuk memberontak dan melepaskan diri dari ottoman. Arab diberi janji oleh inggris untuk merdeka, termasuk palestina. Namun fakta berbicara berbeda, zionis dibiarkan oleh Inggris untuk masuk ke Palestina dan mendirikan negara disana, bahkan untuk memperluasnya. (mamang janji kaum seperti mereka jarang yang benar, demokrasi yang diagung-agungkan pun tidak terbukti adil bagi palestina_pelajari kehendak rakyat berupa komisi king crane oleh woodrow wilson th 1919). Dengan kata lain bagi bangsa eropa dan mereka penyembah demokrasi : ”kami biarkan yahudi ke Palestina, yang penting hengkang dari eropa, dan tidak mengancam peradaban leluhur kami, konflik biarkan terjadi antar bangsa yang berbeda, antar agama yang berbeda, dan ini pasti seru!”
Jadi : ini bukan konflik antar agama. Hanya konflik antar pihak yang berbeda agama dan konflik tersebut dimanfaatkan atau diharapkan oleh pihak lain (negara barat) yang juga berbeda agama.
Hanya saja pada akhirnya, solidaritas umat Islam di bumi inilah yang memetakan sendiri untuk mengkhususkan konflik tersebut. Masalah agama memang sangat sensitif. Pada akhirnya sikap umat Islam di dunia mudah di terima oleh akal non-muslim dengan salah, yaitu ”benar itu hanya urusan mereka, kita tidak usah ikut campur, tutup mata dan hati sekalipun mulut tetap berkoar-koar tentang perdamaian di Timur Tengah”.(negosiasi sering dimotori negara barat, namun tiada hasil_karena tidak ada kehendak sampai ke situ)

Umat Islam tidak salah. Umat Islam bagi negara barat mungkin terlalu polos untuk bisa menghargai agama lain pada masanya, menerima mereka yang berbeda agama tanpa membatasi untuk bermigrasi ke tanah mereka (Palestina). Umat Islam tidak selicik mereka, dimana kecerdasn dan intelektual digunakan untuk memutarbalikkan fakta yang menjadikan kejayaan Islam masa lampu hilang.

Apa yang bodoh dari mereka yang memperjuangkan perdamaian tersebut (umat Islam)????

Sesuatu yang sangat menyedihkan bahwa umat Islam tidak menyadarinya. Umat Islam sudah secara sengaja menyebut konflik antara Palestina-Israel adalah konflik agama. Umat Islam tidak membiarkan atau memberikan kesempatan tempat kepada mereka, umat Kristen, Hindu, Budha, dsb untuk memberikan sikap yang adil. Bagaimana tidak? Ketika umat Islam menghendaki perdamaian, mereka (kaum dibawah yang banyak) hanya mengandalkan semangat jihad melalui massa. Mereka selalu menggunakan simbol-simbol agama Islam dimanapun berada, mereka meneriakkan semangat bertempur di medan perang untuk membela agama, mereka menutup diri seolah-olah ini adalah masalah mereka sendiri, mereka menuntut perdamaian namun hanya menghendaki satu pihak yang berhenti menyerang, yaitu israel (sudah pasti sulit ditermima bagi yang terlibat karena hanya menguntungkan salah satunya dan jelas-jelas memihak sebelah). Pada akhirnya masalah terkotak-kan serta terbentuk batas yang sangat jelas bahwa ini adalah urusan orang muslim.Umat Islam juga harus bisa menunjukkan sosok yang universal : disaat kita membela saudara kita yang jauh, jangan lupa juga meninggalkan saudara yang lebih dekat, papua yang terkena bencana dsb, jangan juga membela kebenaran hanya saat mereka satu agama dengan kita.
Orang nasrani dll saya yakin masih ada yang bisa berfikir mana yang benar. Namun mereka merasa pihak yang asing dalam hal ini, situasi yang menjadi tontonan bagi mereka. Bahkan situasi yang mereka sukai untuk saling melenyapkan.

Ada juga mereka yang sangkin fanatiknya terhadapa agamanya, mereka dengan kecerdasan yang tiggi tetap membela Israel (Pokoknya, mutlak, Islam adalah yang salah).
”……saya heran bagaimana orang yang berfikiran adil dengan IQ diatas lima puluh bisa percaya dengan apa yang terjadi di Timur Tengah menurut versi Zionis alias Israel alias Yahudi__dan dengan apa yang terjadi sekarang” (Ron David, dalam bukunya “Arab and Israel”, hal 2, Bagian Intim sang Raja). Sehingga konflik tetap dibiarkan begitu saja.
(bagaimana sikap anda ketika melihat dua pihak yang sama-sama musuh besar dalam hidup anda bertengkar?)

Sehingga menjadi kabur bahwa Konflik Palestina-Israel adalah konflik Universal, kejahatan kemanusiaan ataukah konflik menghancurkan agama lain.

Apa yang benar (dirasa oleh Israel) sehingga mereka berbuat demikian?
- mereka adalah manusia yang paling hina dimuka bumi. Mereka berhak hidup setelah terombang-ambing dalam penindasan di Eropa (tidak di Timur-Tengah)
- Mereka sempat menempati daerah yang sekarang Israel (Kalau ga salah Canaan pada masanya), namun itu 2000 tahun silam, dan bukan Isael namun suku/ bangsa yahudi yang singgah sebentar.
-Palestina tidak ada di dalam kamus mereka, kalau disebut palestina berarti mengakui kedaulatan mereka.
- Israel mendapat janji dan hak (bagi mereka kehendak mereka aalah hak, skalipun dengan cara membantai). Mereka diberi izin oleh Turkey Ottoman pada masanya untuk membeli tanah bukan haknya, bermigrasi, dan memperluas wilayah sebelum Palestina lepas dari Kekaisaran Ottoman. Mungkin itulah kenapa Turkey memiliki hubungan (diplomatik) yang erat dengan Zionis Israel.
- Mereka mendapat hak dari tanah yang diberikan oleh Inggris. Dan itu satu-satunya tempat melarikan diri dari pembantaian.(Deklarasi Balfour_yang pada dasarnya dulu si Balfour di suruh oleh penganut zionis fanatik chaim weizmann, bukan atas kehendak si Balfour sendiri)
-Mereka percaya akan tanah yang dijanjikan. Tanah yang subur. Sekalipun tidak di perbolehkan oleh Musa karena sudah berepenghuni.
-Bangsa Philistine dari Yunani datang setelah yahudi terdampar. (Namun bukan berarti penduduk Palestina itu orang Philistine semua kan???)

Ketidak adilan dari Palestina
- Palestina mendapat janji dari Inggris akan kemerdekaan atas ottoman termasuk melalui artikel 22 perjanjian Liga Bangsa-Bangsa. Dan kenyataanya tidak.
- Zionis dibiarkan masuk ke Palestina
-Adanya pihak Turkey Ottoman yang tidak bertanggung jawab menjual tanah orang Palestina ke Yahudi dengan paksa.
-Palestina ya milik rakyat palestina bukan zionis dan tidak ada negara di atas negara kecuali penjajahan.
-dsb

Andai Aku Menjadi Presiden……………………..

Gunakan akal pikiran kita secara jernih. Kehadiran para umat muslim Indonesia ke Palestina untuk berjihad tidaklah tepat. Sangat tidak tepat. Terlihat ceroboh dalam menilai keadaan dan menilai apa yang sebenarnya diperlukan untuk meredam konflik. Korban berjatuhan, mereka tanpa perlawanan berarti, kekurangan hanya pada persenjataan, bukan pada berapa banyak manusia yang dibutuhkan dengan bambu runcing ditanganya.
Mencari pekerjaan di negeri ini memang sulit, tapi jangan gitu dongggg?

Menempati daerah konflik, bekal sangat minim (hanya tenaga yang mungkin), menghadapi moncong-moncong tank Israel, menahan gempuran bomb-bomg Israel, sedang medis sangat terbatas, nyawa melayang, akhirnya butuh pelayanan pihak palestina, akhirnya menciptakan masalah baru. Jauh dari yang namanya solusi.

Salam Hormat

Meidi

Tanggal 10 Desesember, itu berarti satu satu minggu lagi UAS.
yaitu, disaat kran air kosan mati, daging Qurban masih tersisa, tugas makalah kelompok belum juga terselesaikan , adaptor laptop rusak dan harus segera ganti, pakaian kotor masih menumpuk, dan saat timnas Indonesia harus kalah dari Singapura.

Butuh api semangat yang lebih besar. Semangat untuk tidak tunduk pada kemalasan dan tidak lagi sekedar menaruh buku bacaan didepan tempat tidur. Semangat untuk mau mengerti kemauan orang lain, kemauan dan harapan orang tua untuk bisa memiliki anak yang bisa membuat mereka bahagia.

Semoga saya dapat mengatasi segala kesulitan. Lancar dalam menghadapi UAS.

Rental Projector

Rental Projector

SIMAK

SIMAK-UI (Seleksi Masuk UI atau Ujian Masuk UI / UM UI) adalah ujian seleksi masuk UI yang diselenggarakan oleh UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI untuk program pendidikan sebagai berikut:

* Program Sarjana Reguler
* Program Sarjana Kelas Paralel
* Program Vokasi

SIMAK UI menggantikan UMB yang dilaksanakan pada tahun 2008

Setiap siswa SMA yang memenuhi persyaratan dapat memilih mengikuti salah satu atau lebih program pendidikan yang seleksinya melalui SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia).Khusus Program Sarjana Reguler seleksi ujian masuk selain melalui SIMAK-UI juga dapat melalui SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Seleksi Masuk Universitas Indonesia
Minggu, 1 Maret 2009
Di 40 lokasi seluruh Indonesia
Jadwal Pendaftaran
Jenjang Lokasi Ujian Pendaftaran Seleksi Masuk
Vokasi
Sarjana Reguler
Sarjana Kelas Paralel
40 lokasi di Seluruh Indonesia
19 Jan-22 Feb 2009 1 Maret 2009

Biaya Pendidikan (*tahun 2008)
Jalur Penerimaan
BOP
(per semester)

Uang Pangkal
(Semester 1 tahun 1)
Reguler (SIMAK-UI,SNMPTN, Prestasi)

Disesuaikan dengan penghasilan penanggung biaya pendidikan:

* IPA Rp. 100.000 – 7,5 juta
* IPS Rp. 100.000 – 5 juta

Disesuaikan dengan penghasilan penanggung biaya pendidikan:

* s.d 25 Jt (FK, FKG, FT, FASILKOM)
* s.d 10 Jt (FE, FISIP, FH, FPsi)
* s.d 5 Jt (FKM, FIK, MIPA, FIB)

KelasParalel Rp. 6 juta – 10 juta Rp. 10 juta
Vokasi Rp. 4 – 6,5 juta Rp. 4 juta

Ditambah DKFM Rp. 100.000 per semester dan DPP Rp. 600.000 di Semester 1 tahun 1
Presentasi kuota penerimaan mahasiswa program sarjana regular berdasarkan pola penerimaan mahasiswa baru

56% SIMAK-UI,

14% SNMPTN,

30% PPKB

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://penerimaan.ui.ac.id Pilihan Program Studi dan persyaratan dapat dilihat pada web tersebut.

Informasi lebih lanjut :

Gedung Pelayanan Mahasiswa Terpadu Pusat Administrasi Universitas
Telp.(021) 78841818, 7867222 ext.100022, 3296 3665, 3296 3655, 7864126
Email : penerimaan@ui.ac.id
Fax : (021) 7270158

Sumber : http://www.ui.ac.id/id/admission/page/simak

Berfikirlah positif untuk memahami berita ini.

Senin, 24 November 2008 | 12:03 WIB

WASHINGTON, SENIN – Dewan Intelijen Nasional Amerika Serikat (National Intelligence Council – NIC), bersama dengan 16 badan intelijen lain di negara itu, menganalisa, dalam 15 tahun mendatang Turki akan jadi negara kuat yang memadukan kekuatan Islam dan nasionalis. Turki bakal menjadi model untuk mempercepat modernisasi negara-negara di Timur Tengah.

Turki mungkin akan memegang lebih banyak peran secara ekonomi dan politik di dunia internasional pada 2025, namun negara itu akan menjadi lebih Islami dan Nasionalis. Analisa itu tertuang dalam satu laporan baru-baru ini yang berjudul “Global Trends 2025″ yang disiarkan Kamis (20/11) lalu.

Laporan itu mengatakan, pengaruh AS akan mulai turun pada 15 hingga 20 tahun mendatang, sementara China dan India akan memperkuat posisi mereka. Adapun pengaruh Rusia diramalkan akan naik dan turun. NIC meramalkan, di kalangan negara Muslim yang akan memiliki kekuatan politik dan ekonomi dalam 15 tahun mendatang adalah Iran, Indonesia dan Turki.

“Turki sangat mungkin akan menuju perpaduan kekuatan Islam dan nasionalis, bakal menjadi model untuk mempercepat modernisasi negara-negara di Timur Tengah,” kata laporan itu.

Disebutkan, sekularisme di Timur Tengah akan menyurut sejalan dengan percontohan Turki. “Di Timur Tengah, sekularisme — yang juga dianggap sebagai bagian integral model Barat — mungkin menurun secara tajam karena partai-partai Islam mendominasi dan menguasai pemerintahan,” katanya.

Sumber : kompas.com

Laporan NIC : Indonesia menjadi Negara Kuat pada tahun 2025

Laporan “Global Trends 2025” NIC (Dewan Intelijen Nasional – lembaga independen pemerintah) bersama 16 badan intelijen Amerika Serikat memprediksikan dunia dalam 2 dekade ke depan ditandai melemahnya pengaruh Amerika Serikat, kekurangan sumber daya alam dan pertumbuhan penduduk. Khusus dikalangan negara Muslim, NIC meramalkan negara yang akan memiliki kekuatan politik dan ekonomi dalam 15 tahun mendatang adalah Iran, Indonesia, dan Turki. Laporan itu dirilis pada tanggal 20 November 2008.

Pengaruh Amerika Serikat

NIC memprediksikan ditahun 2025, pengaruh hegemoni Amerika Serikat akan berkurang. Amerika masih dominan di bidang militer. Sedangkan di bidang teknologi dan sains, profilerasi sistem pertahanan akan berkurang.

Amerika masih berperan penting sebagai “penyimbang kekuatan regional” di Timur Tengah dan Asia, meskipun belakangan ini muncul reaksi anti-Amerika. Termasuk juga peran militer Amerika dalam memerangi teroris. Kekuatan Amerika akan memudar seiring meningkatnya kekuatan negara baru yakni China, Rusia dan China.

Prediksi ini sesuai dengan ramalan Arnold Toynbee, sejarawan Inggris ternama satu abad yang lalu, dia mengatakan bahwa abad 19 adalah abad Inggris, abad 20 adalah abad Amerika dan abad 21 adalah abad China. Di abad 21, pengaruh Amerika mirip dengan pengaruh Inggris di abad 20. Ramalan Toynbee diperoleh dari hasil riset sepanjang hidupnya berdasarkan sejarah dunia dan perubahan budaya.

Barat vs Timur

Trend peningkatan kesejahteraan dan kekuatan ekonomi global saat ini sedang bergeser dari negara Barat ke Timur, dan trend ini akan berlanjut terus.

Rusia, China, India dan Brasil adalah negara-negara yang tumbuh pesat karena peningkatan harga komoditas pasar dan harga minyak. Industri-industri jasa dan manafuktur dipindahkan dari Barat ke Asia serta panen dolar oleh negara Teluk (Timur Tengah) dan Rusia karena kebutuhan “emas hitam” yang terus meningkat.

Tidak ada negara yang dapat menyamai level dari pertumbuhan China, India atau Rusia serta begitu juga tidak ada negara yang menyamai pengaruh global dari ketiga negara tersebut.

China dipastikan memiliki pengaruh global yang jauh lebih kuat dalam 2 dekade mendatang dibanding negara-negara lain. Jika trend saat ini tetap berlanjut, tahun 2025 China akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-2 dan memiliki militernya yang ‘disegani’.

Negara Muslim

Badan Intelijen Amerika tersebut memprediksikan bahwa dalam 15 tahun mendatang, Turki mengalami perpaduan kekuatan Islam dan nasionalis, yang bakal menjadi model untuk mempercepat modernisasi negara-negara di Timur Tengah. “Turki sangat mungkin akan menuju perpaduan kekuatan Islam dan nasionalis, bakal menjadi model untuk mempercepat modernisasi negara-negara di Timur Tengah,” kata laporan itu.

Diantara negara-negara muslim, NIC meramalkan Iran, Indonesia dan Turki akan memiliki kekuatan politik dan ekonomi yang kuat dalam 15 tahun mendatang.

Turki akan memegang lebih banyak peran secara ekonomi dan politik di dunia internasional pada 2025, namun negara itu akan menjadi lebih Islami dan Nasionalis. NIC mengatakan pihaknya memperkirakan sekularisme di Timur Tengah akan menyurut sejalan dengan percontohan Turki.

“Di Timur Tengah, sekularisme — yang juga dianggap sebagai bagian integral model Barat – mungkin menurun secara tajam karena partai-partai Islam mendominasi dan menguasai pemerintahan,” katanya.

“Turki saat ini, kami dapat melihat Islamisasi meningkat dan sangat menekankan pertumbuhan ekonomi dan modernisasi,” katanya.

Air dan Makanan

Bank Dunia memprediksikan permintaan sumber pangan akan meningkat 50% di tahun 2030, sebagai dampak peningkatan populasi dunia dan meningkatnya standar hidup serta perubahan pola konsumsi kaum menengah yang mengikuti ala Barat.

Sedangkan dalam ketersedian air bersih, jumlah negara yang kekurangan pasokan air bersih meningkat dari 23 negara (600 juta penduduk) saat ini menjadi 36 negara (1,4 milyar penduduk) di tahun 2025.

Kelangkaan air akan bertambah rawan di daerah Asia dan Timur Tengah. Hal ini akan menjadi persoalan utama dan kerjasama dalam menangani sumber air bersih menjadi lebih serius (hal sulit) di dalam maupun antar negara.

Dan juga, jika para pemimpin dunia memutuskan untuk menguasai sumber energi untuk keamanan domestik, maka pertikaian antar negara sudah tidak dapat dihindar lagi.

Prediksi dan Kesimpulan

Beberapa aspek lain yang dirilis oleh NIC mengenai trend perkembangan dunia hingga tahun 2025 yakni mengenai teroris, isu senjata nuklir, perkembangan situasi dan kondisi negara Afrika, penyakit yang berbahaya dan trend teknologi.

Jauh sebelum hasil rilis dari NIC, beberapa ahli juga telah memprediksikan kejatuhan negara-negara Barat, yang diikuti kebangkitan negara Timur. Kekuatan dunia akan kembali lagi ke asalnya, yakni Peradaban Sungai Huang Ho (China), Peradaban Hindustan (India) dan Peradaban Eufrat dan Tigris (Iran, Turki seharusnya Irak).

Arus pergeseran global ini semakin cepat bergerak, setelah negara seperti China, Rusia, India, Iran, Brasil, Venezuela, melaksanakan kebijakan pemerintah yang lebih mementingkan kepentingan negara dan usaha rakyat, daripada kepentingan perusahaan besar. Mereka membangun negara dengan landasan nasionalisme, dan secara ketat memproteksi liberalisme kapitalis yang didengung-dengunkan oleh Amerika dan sekutunya.

China memproteksi investasi perusahaan MNC sehingga tidak secara bebas (liberal) menguasai sektor-sektor utama negara (yang menguasai kepentingan hajat orang banyak). Begitu juga mental orang India yang bangga dengan produk mereka (terus meningkatkan nilai produk), mendorong industri rakyat dan edukasi menggunakan produk dalam negeri (swadhesi) yang telah dirintis oleh founding father nya – Mahatma Gandhi. Begitu juga kesatuan rakyat Iran mendukung kemandirian dan tidak tunduk dengan kekuatan Amerika. Hal yang serupa dengan rakyat Amerika Latin, seperti pemimpin Hugo Chavez,

Sumber : nusantaranews.wordpress.com

mamae' catering

mamae' catering

Assalamualaykum

Alhamdulillah, kini hadir catering di lingkungan Universitas Indonesia Depok. Atas inisiatif dan kerja keras rekan saya dan dibantu saya sendiri, usaha catering ini sudah mulai berjalan yaitu dengan nama “Mame’ Catering”. Mungkin ada yang teringat dengan masa lalu diasrama ketika mendengar nama itu. Ya, memang benar, nama tersebut juga pernah exist sebagai nasi uduk asrama UI Depok dan kini mulai berkembang ke usaha mandiri.
Bagi rekan-rekan yang hendak atau memiliki hajatan di kampus UI depok, kampus lain disekitar UI Depok, serta di pemukiman, “Wajib” memilih catering saya. Dan untuk bisa memesan catering, bisa menghubungi saudara slamet di 02198965060 Jl Srengseng Sawah (Belakang Asrama UI), Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Semoga usaha tersebut bisa berjalan dengan sukses setelah sebelumnya dan sekarang juga masih menyewakan LCD projektor untuk wilayah yang sama.

Assalamualaykum..

Halouwwwww

Kabar baik Nie.
Paling tidak apa yang mw saya ceritakan yang membawa semangat hidup saya.

Sewaktu berbincang-bincang dengan temen kampus, dia melihat ada sesuatu dalam diri saya. Lantas dia berkata

Mr X : Eh met, bentar, di tangan lo ada sesuatu. Wah, bagus nih. (melihat sesuatu di tubuh saya). Lo punya peluang besar menjadi orang kaya, sukses, atau orang besar. Tp tergantung dari usaha lo.

Saya balik tanya donggg..Emang bisa tahu kaya gitu dari mana???(saya pikir itu terkaan doang)

Mr X : Kaka gue belajar Feng shui (maap ye kl tulisanya salah). Dia belajar di Singapur dan udah ngabisin banyka duit untuk itu.

Wah,……semoga itu bisa terjadi, namun segalanya dari ALLAH SWT, ya Gak…

Ditambah lagi, katanya sih, saya bakal disayang ma sang istri….(Malu nihhhh…hihihihi). Kesempatan, Kalo istrinya satu kayaknya ga cukup yah, tanggung. Pengin disayang banyak orang berarti harus punya banyak istri…Hahahaha (jangan marah ya buat pembaca, itu logikanya doang).

Sebelumnya jg waktu sma, menurut buku, dengan garis tangan saya sekarang, saya cenderung menjadi orang besar….Hahahah (Jangan iri teman)

Truzzzzzz…ini yang buruk nih, ehm….

tes..tes…

Jngan kaget yah…

Berita buruk :

Yang buruk ga usah diceritain yah. Lagian ga terlalu buruk koq.
Tenang meid, kamu bakal sukses. Beribadah dan bekerja keras !!!!

Semuanya kembali pada ALLAH SWTbagaiman menurut ajaran Islam mengajarkan kehidupan di dunia. Jangan menggantungkan nasib pada sumber itu.
Wallahu’alam Bi Shawab

Wassalam…

NB : Mr X statusnya dirahasiakan. Tp bukan MR X yang biasa ngasih komentar di Blog ini.